Maksimal 10 Mahasiswa Dalam 1 Desa

Sebelum pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa peserta KKN akan dibagi menjadi kelompok kecil yaitu kelompok Desa. Pembagian kelompok ini dilakukan pada saat pembekalan KKN. Sebelumnya mahasiswa peserta KKN sudah dibagi menjadi kelompok besar yaitu kelompok Kecamatan.

Pembagian kelompok Desa adalah yang paling menentukan, karena selama pelaksanaan KKN akan difokuskan pada Desa masing-masing. Kelompok KKN tingkat Kecamatan yang setiap Kecamatan terdiri dari sekitar 100 mahasiswa peserta KKN akan dibagi menjadi tingkat Desa. Pembagian tingkat Desa dilakukan sesuai dengan permintaan Camat, jika pada kecamatan itu terdapat 10 Desa yang dapat dijadikan lokasi KKN, berarti masing-masing Desa akan diisi oleh 10 mahasiswa peserta KKN karena pembagian dilakukan merata ke tingkat Desa.

Bagaimana jika dalam satu Kecamatan hanya terdapat 5 Desa yang bisa dijadikan lokasi KKN? Ini artinya satu kelompok Desa akan diisi oleh 20 mahasiswa peserta KKN. Atau bagaimana jika dalam satu Kecamatan terdapat 20 Desa, maka masing-masing Desa akan diisi oleh 5 mahasiswa peserta KKN. Berapa idealnya jumlah mahasiswa peserta KKN dalam 1 Desa? Menurut saya, maksimal 10 mahasiswa dalam 1 Desa adalah ideal.

Jumlah Desa pada suatu Kecamatan ditentukan oleh Camat, sesuai dengan hasil rapat dengan Kepala Desa. Walaupun jumlah Desa pada suatu Kecamatan Bisa mencapai 15 Desa, namun jumlah Desa yang bisa dijadikan lokasi KKN tidak sama dengan jumlah Desa yang ada. Oleh karena itu pembagian mahasiswa peserta KKN akan berbeda-beda pada setiap Kecamatan.

Mengapa maksimal 10 mahasiswa dalam 1 Desa? Karena dalam setiap mahasiswa peserta KKN akan membuat minimal 5 program kegiatan yang dalam 1 program kegiatan bisa dijadikan program bersama dengan mahasiswa lainnya. Waktu pelaksanaan KKN adalah 35 hari. Jika total program yang dibuat dan waktu yang tersedia tidak mencukupi, maka KKN tidak bisa dikatakan berhasil.

Alasan lainnya adalah posko KKN yang akan menjadi tempat tinggal mahasiswa peserta KKN. Bayangkan jika mahasiswa peserta KKN lebih dari 10 mahasiswa dalam 1 Desa, tentunya posko KKN akan terasa tidak nyaman karena dapat dipastikan tempat yang akan dijadikan posko adalah rumah sederhana.

Yang terpenting yang menjadi alasan maksimal 10 mahasiswa dalam 1 Desa adalah efektivitas kinerja masing-masing mahasiswa peserta KKN. Jika terdapat lebih dari 10 mahasiswa, maka dalam sebuah kegiatan akan terdapat mahasiswa yang tidak medapatkan pekerjaan. Hal ini menyebabkan tidak adanya kesatuan antara mahasiswa dalam satu Desa.

Sehingga pembagian kelompok KKN pada tiap desa idealnya adalah maksimal 10 mahasiwa perserta KKN dalam 1 Desa.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: