Archive for Motivasi

Melankolis yang Sempurna

 

 

 

 

 

“Setiap orang punya kepribadian masing-masing. Orang melankolis yang merencanakan, orang sanguinis yang mempresentasikan, orang koleris yang mengerjakan, dan orang plehgmatis yang menyaksikan.”


Memahami orang lain dengan memahami diri sendiri.

Memang benar, ketika kita sudah mengenal siapa diri kita dan mengetahui dimana kelebihan dan kekurang kita, akan dengan mudah memahami orang lain. Setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda, jadi jangan pernah menganggap apa yang orang lain lakukan adalah suatu hal yang salah, karena bisa saja dia merasa bahwa yang dia lakukan adalah benar menurutnya.

Seorang melankolis yang sempurna memiliki kemampuan untuk hidup teratur dan sistematis, berbeda dengan orang dengan sifat lain. Sering kali orang-orang melankolis menganggap bahwa ketika orang lain tidak mengatur hidupnya dengan teratur dan sistematis, maka orang tersebut telah salah besar. Padahal orang-orang yang terbiasa mengatur hidupnya dengan teratur adalah orang melankolis dan tentunya tidak semua orang di dunia ini adalah orang melankolis.

Seorang koleris yang sangat optimis dan selalu aktif berkegiatan sering kali menganggap orang-orang disekitarnya adalah orang-orang yang tidak berguna. Karena ia merasa bahwa orang yang berguna hanyalah orang-orang sepertinya, yaitu orang-orang yang selalu optimis dan bekerja keras. Padalah ada orang-orang yang memang pada dasarnya memiliki kemampuan untuk merencanakan bukan mengerjakan.

Sangunis yang sangat senang berbicara di depan banyak orang dan sulit untuk bisa menahan perkataan yang sering kali orang menganggap bahwa perkataannya adalah perkataan yang sangat tidak penting. Orang-orang sangunis tidak mempedulikan perasaaan para pendengarnya, ia hanya ingin ceritanya didengar hingga selesai, padahal orang-orang sudah sangat bosan dengan cerutanya.

Plegmatis yang selalu damai. Adalah orang yang hidupnya mengalir seperti air. Ia tidak terlalu peduli dengan berbagai hal, yang penting untuknya adalah semuanya tidak perlu dibuat sulit, mudah dan selesai dikerjakan. Untuk orang-orang disekitarnya ia dianggap terlalu meremehkan sesuatu, padahal baginya memang tidak ada yang perlu dipersulit.

 

“Setiap orang punya kepribadian masing-masing. Orang melankolis yang merencanakan, orang sanguinis yang mempresentasikan, orang koleris yang mengerjakan, dan orang plehgmatis yang menyaksikan.”

PERJALANAN MANUSIA

 

Terlahir dari setetes air yang hina

Saat ia terlahir orang bahagia sedangkan ia menangis

Hatinya putih bersih tanpa dosa

Orang tua dan lingkungan yang membuatnya berwarna

Hitam, merah, kuning, biru, dan lainnya

Baik, jahat, sopan, pandai, dan lainnya

Bermanfaat bagi manusia lainnya

Dan yang terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya

Saat ia menikah orang bahagia dan ia pun bahagia

Anaknya dapat memudahkannya di akhirat kelak

Dapat juga mempersulitnya karena telah menyia-nyiakannya

Orang menangis saat ia meninggal sedangkan ia bisa saja bahagia

Kembali kepada sang pencipta itu akhir dari perjalanannya

Masih ada Allah SWT di hati setiap umat manusia.

Kematian bisa datang kapan saja, dimana saja, dan dalam bentuk apa saja.

Saat seorang remaja mengendarai motor dan melamun memikirkan kekasihnya lalu ia kecelakaan, apa yang akan ia akan katakana sebelum kematian benar-benar menghampiri dirinya? Tentu saja kekasihnya, entah namanya, entah permintaan maaf atas kesalahannya, atau yang lainnya.

Saat seorang anak-anak bermain dengan senangnya, sebuah mobil datang dengan begitu cepatnya dan menabraknya, tidak ada yang sempat ia katakana, hanya teriakan karena kaget melihat mobil yang sudah berada di depan matanya.

Saat seorang ibu mendapatkan kabar bahwa anak kesayangannya mengalami kecelakaan dan sedang dalam kondisi kritis, penyakit jantungnya kabuh dan kata terakhir yang ia ucapkan adalah “anakku”, justru si ibu yang lebih dahulu menemui ajalnya.

 

Namun tahukah kawan? Apa yang diingat oleh ketiganya?

Kita tentu tahu, untuk terakhir kalinya yang remaja, anak-anak, serta ibu itu ingat adalah Allah SWT.

Dzat yang selama hidupnya mungkin terlupakan, namun sesaat sebelum kematian menghampirinya, tiba-tiba ingatan kepada Allah SWT datang dan melintas begitu saja.

 

Bayangkan, apakah kita tidak akan mengingat Allah SWT sesaat sebelum kita meninggal.

Mari jadikan Allah SWT selalu dalam ingatan kita, sehingga apa yang kita katakana, apa yang kita lakukan senantiasa baik dan mengarap ridho-Nya.

Peta Hidup (Life Mapping)

Sebuah hal yang sudah akrab di telinga banyak orang. Peta Hidup!

Namun, tidak semua orang memilikinya, karena dibutuhkan keinginan dan tindakan untuk bisa memilikinya. Kita tentu menginginkan masa depan yang baik, oleh karena itu, kita harus menyusun masa depan itu dari sekarang.

Apa tujuan hidupmu?

Ketika mati nanti, kamu ingin menjadi seperti apa?

bagaimana kamu ingin membangun keluarga kamu nantinya?

apa rencana kamu setelah lulus kuliah nanti?

Adalah pertanyaan-pertanyaan yang harusnya sudah lancar kita jawab, karena kita memiliki peta hidup.

Buatlah Peta Hidup Sekarang Juga.

1. Miliki Visi hidup,

2. Bentuk Misi hidup,

3. Target capaian.

Buat tabel usia mulai 20-64 tahun. Isi dengan apa yang ingin kita capai diusia tersebut. Insya Allah dengan adanya tulisan tersebut kita bisa lebih jelas menatap masa depan.

Download Peta Hidup

Buku Gratis !!!

Ternyata, masih terlalu banyak alamat web yang belum pernah saya kunjungi. Contohnya saja kickandy.com. Situs itu sangat bagus, karena bagi para pengemar tayangan kickandy bisa mengetahui perjalanan dari awal hingga yang terbaru dan juga bisa bertemu dengan orang-orang yang memiliki semangat yang sama. Dan yang paling menarik adalah kita bisa mendapat peluang memperolehbuku gratis setiap minggunya. Wow… mw? segera kunjungi kickandy.com

Sahid, Math 08 yang memberikan informasi ini kepada saya. Luar biasa, waktu kita semakin bermanfaat saja ketika menemukan sesuatu yang baru. Semoga dengan semakin banyak teman untuk mencapai mimpi, mimpi itu bisa segera diraih.

« Tulisan sebelumnya
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.