TEMBALANG UNDIP RAWAN MACET DAN KECELAKAAN

Hari-hari aktif kuliah di kampus Universitas Diponegoro (UNDIP) Tembalang sudah efektif sejak Senin, 20 September 2010. Hal ini ditandai dengan telah ramainya jalan-jalan mulai patung kuda Ngesrep sampai kampus Undip dan banjarsari oleh mahasiswa Undip yang berangkat atau pulang kuliah.

Berbeda dengan sebelumnya, mahasiswa Undip yang terbaru adalah angkatan 2009 namun mulai September 2010 mahasiswa yang terbaru adalah angkatan 2010. Jumlah mahasiswa Undip jelas bertambah sangat banyak karena jumlah mahasiswa baru yang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh di Fakultas MIPA, pada tahun 2009 FMIPA Undip menerima sekitar 400 mahasiswa baru, namun tahun 2010 ini lebih dari 500 mahasiswa baru diterima di FMIPA Undip. Hal ini tentunya berbanding luruh dengan sebagian besar Fakultas lain.

Peleburan mulai ditinggal.

Mahasiswa Fakultas Hukum, Ekonomi, ISIP, dan fakultas lain yang kampus sebelumnya adalah di daerah Peleburan kini sudah mulai berpindah ke Tembalang. Sudah tentu hal ini menyebabkan jumlah mahasiswa di Tembalang jauh lebih banyak. Sebagai gambar seberapa banyak mahasiswa Undip di Tembalang saat ini adalah saat mahasiswa baru menacari tempat kost. Banyak mahasiswa baru kesulitan mencari kost karena rata-rata kost sudah penuh.

Resiko dari peningkatan jumlah mahasiswa Undip di Tembalang. Jumlah mahasiswa yang semakin banyak diiringi dengan jumlah kendaraan yang juga semakin banyak, baik motor maupun mobil. Beberapa malam setelah tanggal 20 September 2010 terjadi kemacetan dibeberapa titik, yaitu di kolong tol dekat gerbang tol Tembalang dan kemacetan ini bisa mencapai gerbang kedua Undip dekat gedung serba guna (GSG) Undip.

Banyak persimpangan di Tembalang Undip. Mulai dari patung kuda Ngesrep bisa dihitung terdapat 4 persimpangan yang rawan terjadi kemacetan, yaitu persimpangan di bawah tol tembalang tempat keluar masuknya mobil dari tol, persimpangan kearah Poltekes Semarang, persimpangan dekat Masjid Pangeran Diponegoro, dan persimpangan di dekat Masjid Kampus Undip. Hal membuat Tembalang semakin rawan macet. Selain macet, resiko lain yang dapat terjadi adalah kecelakaan dimana kendara yang sangat ramai dan dengan jarak yang saling berdekatan dapat saja bersenggolan jika melakukan rem mendadak.

Untuk mengurangi resiko tersebut, harus ada pengawalan lebih agar resiko dapat dikurangi. Banyak pengendara yang tidak menggunakan helm. Hal ini terjadi karena pengendara menganggap tidak pernah terjadi razia pada pengendara motor oleh aparat. semoga penertiban lebih ditingkatkan agar kemacetan dan kecelakaan tidak dapat terjadi di kawasan Undip Tembalang.

2 Komentar »

  1. dee Said:

    emang sekarang gak pernah ada razia ya?? seingatku dl selama kuliah smpe lulus di tahun 2007 hampir tiap minggu selalu ada razia terutama di daerah pom bensin sebelum jembatan tol (kl dr ngesrep)

  2. wewem Said:

    kalo aq dr undap dee


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: