TIMNAS WAJIB MENJAGA KEBUGARAN

Setelah kekalahan telak 7-1 dari Uruguay Jumat, 8 Oktober 2010 di stadion utama Gelora Bung Karno Timnas Indonesia wajib berbenah diri. Diawal babak pertama Timnas sempat unggul 1-0 berkat goal yang dicetak oleh Boaz Salossa pada menitke-17. Namun, gol itu adalah gol pertama dan terakhir bagi Timnas. Berbeda dengan Timnas Uruguay, pada menit ke-35 dan ke-43 babak pertama Uruguay berhasil membalikan keadaan. Lebih-lebih dibabak kedua, Uruguay berhasil menambah 5 goal dan membuat Timnas Indonesia kalah telak 7-1.

Apa yang harus diperbaiki oleh Timnas Indonesia?

 

Adalah sebuah pertanyaan yang harus segera dijawab dan diperbaiki. Ketika melawan Uruguay secara kualitas Timnas Indonesia memang kalah jauh. Berdasarkan peringkat FIFA, Uruguay berada pada peringkat 7 dunia, sedangkan Indonesia berada pada posisi 131. Sudah sangat jelas perbedaannya. Namun, banyak pelajaran yang bias diambil. Salah satunya adalah kekuatan fisik.

 

Latihan fisik menjadi sangat penting karena pada pertandingan melawan Uruguay terlihat sekali bahwa pada menit-menit awal babak pertama Timnas masih bisa mengimbangi permainan para permain Uruguay dan sempat mencuri sebuah gol. Namun pada menit-menit akhir babak pertama Timnas sudah terlihat kelelahan. Apalagi dibabak kedua, seperti sudah tidak ada perlawanan sama sekali.

 

Di eropa mungkin banyak pemain sepak bola yang mengkonsumsi rokok atau bahkan minuman keras. Ini seharusnya bisa mengurangi staminanya, namun karena latihan yang rutin dan perawatan yang baik dari para dokter, pemain masih bisa menjaga staminannya. Berbeda dengan di Indonesia, banyak pemain sepak bola yang mengkonsumsi rokok setelah latihan. Lihat saja contoh kecilnya para pemain sepak bola diberbagai daerah setelah selesai bermain, mereka berkumpul untuk evaluasi sambil mengkonsumsi rokok. Sungguh sangat tidak menjaga stamina. Kembali kepada Timnas, jika memang Timnas ingin menjadi lebih baik menjaga stamina adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

 

Meningkatkan latihan fisik dan lebih rutin melakukan pemeriksaan kepada dokter-dokter yang sudah disediakan bisa menjadi solusi untuk menjaga kebugaran para pemain. Tidak hanya Timnas yang harus melakukan ini, namun tim-tim sepak bola lain di Indonesia juga harus memperhatikan hal ini. Tidak mengkonsumsi rokok, meningkatkan latihan fisik dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter-dokter.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: