Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah pahlawan devisa bagi Negara. Sudah sewajarnya TKI mendapatkan penghargaan dari Negara, minimal adalah penghargaan berupa perlindungan atau jaminan terhadap keselamatannya di tanah orang lain. Namun, apa yang terjadi terhadap Ruyati binti Satubi adalah bagian dari bentuk kurang menghargainya bangsa ini terhadap jasa para pahlawannya. Harusnya bangsa yang besar ini bisa lebih menghargai jasa para TKI.

Pada tahun 2006 saja TKI bisa menghasilkan devisa 60 trilyun rupiah bagi Negara. Sebuah angka yang sangat besar tentunya. Dan pada tahun 2009 Indonesia memperoleh devisa dari pengirimanTKI mencapai 82 trilyun rupiah. Bagaimana dengan tahun 2010 dan 2011 ini? Jika jumlah pengiriman TKI terus bertambah, tentunya jumlah pendapatan devisa Negara pun ikut bertambah.

Pemerintah sedang berusaha

Pemerintah memang sedang berusaha menangani pemasalahan-permasalah yang terjadi pada TKI. Namun jumlah yang sangat besar membuat pemerintah harus bekerja ekstra keras. Pada tahun 2009-2011 pemerintah sedang menangani 303 TKI yang tercancam hukuman mati. Di Arab Saudi, terdapat 28 TKI tercancam hukuman mati, sudah 2 TKI yang dieksekusi yaitu Ruyati dan Yanti Nuryanti, 6 TKI bebas namun masih di penjara, 17 TKI masih dalam proses pengadilan, dan 3 TKI dipulangkan.

Sungguh berat kerja pemerintah dalam menangani permasalahan TKI, namun inilah tugas pemerintah. Kita hanya bisa membantu, tidak hanya mengkrikit dengan kritik yang tidak membangun tapi juga dengan kritik yang memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada.

Sumber : dari berbagai media online.

Khamdan Nuryanto
Jl.Banjarsari Gg.Maerasari No.8 Tembalang Semarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: